Kamis, 06 Oktober 2016

Kompetensi Dasar 3 Memahami Troubleshooting Lapisan Network jaringan LAN

A. Pengertian Network Layer

Network layer adalah lapisan ketiga dari bawah dalam model referensi jaringan OSI. Lapisan ini bertanggung jawab untuk melakukan beberapa fungsi berikut: Pengalamatan logis dan melakukan pemetaan (routing) terhadap paket-paket melalui jaringan.

B. Operasi Router

Router adalah salah satu hardware dalam jaringan komputer yang dilengkapi oleh Network Operating System. Router ini berfungsi untuk menggabungkan antara satu segmen jaringan dengan segmen jaringan komputer yang lainnya atau menggabungkan beberapa LAN agar menjadi jaringan yang lebih luas.

Peran router antara lain :
  • Fungsi utama router adalah sebagai perangkat dalam jarinan komputer yang digunakan sebagai penghubung antara jaringan atau network
  • Berdasarkan point nomor 1, router juga bertugas untuk menghubungkan beberapa jaringan kecil atau LEN menjadi sebuah jaringan yang luas.
  • Mencari dan mendapatkan informasi dari jaringan atau network yang akan dihubngkan
  • Router yang menentukan jalur mana yang terbaik untuk dilewati paket data sehingga data dapat sampai ke tujuannya.
  • Faktor yang biasa dipakai oleh router dalam menentukan jalur mana yang terbaik adalah bandwidth dan hop atau delay waktu.
  • Alamat default gateway yang terkonfigurasi pada sebuah host biasanya merupakan alamat IP address pada interface dari router.
  • Router bisa berfungsi sebagai DHCP server.
  • Router juga digunakan sebagai firewall yang dapat mengatur lalu lintas data pada jaringan.
  • Selain berfungsi sebagai penghubung, router juga berfungsi sebagai penerjemah dengan metode yang digunakan adalah Network Address Translation atau NAT.
  • Router memiliki kemampuan untuk dapat mengontrol paket data yang lewat berdasarkan IP address dan port yang digunakan. Fitur ini lebih dikenal sebagai Access Control List
  • Router bisa berupa hardware khusus dan juga sebuah PC.
  • Syarat dari router adalah memiliki minimal dua buah interface atau lebih
  • Layaknya sebuah PC, Router dilengkapi dengan komponen seperti Processor, RAM, dan mini harddisk.
  • Router dilengkapi dengan sistem operasi. Sistem operasi tersebut merupakan sistem operasi khusus yang dirancang untuk kebutuhan networking, dikhususnya untuk keperluan routig.
  • Beda merk atau brand dari router biasanya beda juga Network operating System yang digunakan, namun tetap sama prinsip dasar kerja routing pada setiap router.
  • System operasi yang digunakan biasanya berbasis text sehingga tidak memerlukan kapasitas memory dan media penyimpanan yang besar.



C. Protokol Lapisan Network
  • IP (Internet Protokol) :  adalah protokol lapisan jaringan (network layer dalam OSI Reference Model) atau protokol lapisan internetwork (internetwork layer dalam DARPA Reference Model) yang digunakan oleh protokol TCP/IP untuk melakukan pengalamatan dan routing paket data antar host-host di jaringan komputer berbasisTCP/IP. 
  • ARP (Address Resolution Protokol ) : protocol yang berfungsi memetakan ipaddress menjadi MAC address. Dia adalah penghubung antara datalink layer dan ip layer pada TCP/IP.
  • RARP (Reserve Resolution Protokol) : Reverse Address Resolution Protocol (RARP) menggunakan alamat fisik unicast dan broadcast. Sebagai contoh Ethernet akan menggunakan alamat FFFFFFFFFFFF16 sebagai alamat broadcast.
  • ICMP (Internet Control Massage Protokol) : salah satu protokol utama dari Internet Protocol Suite Hal ini digunakan oleh perangkat jaringan komputer, seperti router, untuk mengirim pesan yang menunjukkan kesalahan, misalnya layanan yang diminta tidak tersedia atau host atau router tidak bisa dihubungi.
  • RIP (Route Information Protokol) : sebuah protokol routing dinamis yang digunakan dalam jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Oleh karena itu protokol ini diklasifikasikan sebagai Interior Gateway Protocol (IGP). Protokol ini menggunakan algoritma Distance-Vector Routing.
  • OSPF (Open Shortest Path First) :  sebuah protokol routing otomatis (Dynamic Routing) yang mampu menjaga, mengatur dan mendistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis.
  • IGMP (Internet Group Management Protocol) : salah satu protokol jaringan dalam kumpulan protokol Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) yang bekerja pada lapisan jaringan yang digunakan untuk menginformasikan router-router IP tentang keberadaan group-group jaringan multicast.
  • IPX (Internetwork Packet Exchange) : protokol jaringan komputer yang digunakan oleh sistem operasi Novell NetWare pada akhir dekade 1980an hingga pertengahan dekade 1990an. IPX adalah protokol komunikasitanpa koneksi (connectionless), seperti halnya Internet Protocol dan User Datagram Protocol pada kumpulan protokolTCP/IP. Selain membutuhkan protokol IPX, Novell Netware juga membutuhkan protokol tingkat tinggi bernama Sequenced Packet Exchange (SPX) dan Network Control Protocol (NCP).
D. Cara Mengalihkan IP lokal

IP lokal yang biasa digunakan adalah IP Indonesia, terkadang untuk mengakses web ada yang tidak tersedia untuk Indonesia. Oleh karena itu kita harus mengalihkan IP kita ke IP negara lain menggunakan VPN 


Kompetensi Dasar 2 Memahami Troubleshooting Lapisan Data Link jaringan LAN

A. Pengertian Data Link Layer

Lapisan data-link (data link layer) adalah lapisan kedua dari bawah dalam model OSI, yang dapat melakukan konversi frame-frame jaringan yang berisi data yang dikirimkan menjadi bit-bit mentah agar dapat diproses oleh lapisan fisik. Lapisan ini merupakan lapisan yang akan melakukan transmisi data antara perangkat-perangkat jaringan yang saling berdekatan di dalam sebuah wide area network (WAN), atau antara node di dalam sebuah segmen local area network (LAN) yang sama. Lapisan ini bertanggungjawab dalam membuat frame, flow control, koreksi kesalahan dan pentransmisian ulang terhadap frame yang dianggap gagal. MAC address juga diimplementasikan di dalam lapisan ini. Selain itu, beberapa perangkat seperti Network Interface Card (NIC), switch layer 2 serta bridge jaringan juga beroperasi di sini.



B. Troubleshooting pada Data link Layer


Bahasan ini berhubungan dengan algoritma bagi komunikasi yang reliabel dan efisien

antara  dua  mesin  yang  berdekatan,  yaitu  dua  mesin  yang  secara  fisik  terhubung  oleh
sebuah  saluran  komunikasi  yang  secara  konseptual  bekerja  seperti  halnya  kabel.  Sifat
penting  sebuah  saluran  yang  membuatnya  menyerupai  kabel  adalah  bit-bit  diteruskan
dalam urutan yang sama dengan  sewaktu  bit-bit  itu  dikirimkan.Rangkaian  komunikasi  sering  membuat  kesalahan, memiliki laju data yang terbatas, dan terdapat delay propagasi yang tidak nol antara saat bit  dikirimkan  dengan  saat  bit  diterima.  Keterbatasn  ini  mempunyai  implikasi penting bagi efisiensi pemindahan data.

Data  link  layer  memiliki  beberapa  fungsi  spesifik.  Fungsi-fungsi  inimeliputi penyediaan interface  layanan-layanan  baik  bagi  network  layer,  penentuan  cara pengelompokan  bit  dari  physical  layer  ke  dalam  frame,  hal-hal  yang berkaitan  denganerror  transmisi,  dan  pengaturan  aliran  frame sehingga   receiver  yang  lambat  tidak  akan terbanjiri oleh pengirim yang cepat.
Tiga layanan dari Data Link Layer :
      1. Layanan Unacknowledged Connec-tion Less
      2. Layanan Acknowledged Connection-Less
      3. Layanan Acknowledged Connection-Oriented

C. Mac Address 48 bit

MAC Address (Media Access Control address) adalah alamat fisik suatu interfacejaringan (seperti ethernet card pada komputer, interface/port pada router, dan node jaringan lain) yang bersifat unik  dan berfungsi sebagai identitas perangkat tersebut . Secara umum MAC Address dibuat dan diberikan oleh pabrik pembuat NIC (Network Interface Card) dan disimpan secara permanen pada ROM (Read Only Memory) perangkat tersebut. MAC address juga biasa disebutEthernet Hardware Address (EHA)Hardware Addres, atau Physical Address.

MAC Address memiliki panjang 48-bit (6 byte). Format standard MAC Address secara umum terdiri dari 6 kelompok digit yang masing-masing kelompok berjumlah 2 digitheksadesimal. masing-masing kelompok digit dipisahkan tanda (-) atau (:), misalnya 01-23-45-67-89-ab atau 01:23:45:67:89:ab.

D. Transparent Bridging


Bridge adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk memecah jaringan yang besar. Bridge bekerja pada layer data-link dari model OSI. Bridge bekerja dengan mengenali alamat MAC asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara otomatis membangun sebuah table internal. Maksud dari transparent bridging adalah membuat penghubung antar komputer berupa jembatan yang tidak terlihat

E. Transparent Switching

Switch adalah suatu jenis komponen jaringan komputer yang digunakan untuk menghubungkan beberapa HUB dalam membentuk jaringan komputer yang lebih besar atau menghubungkan komputer-komputer yang memiliki kebutuhan akan bandwidth yang cukup besar. sama halnya dengan bridging menggati jalur tanpa terlihat

F. Switch sebagai Multiport Bridge

Switch juga dapat berfungsi langsung sebagai bridge karena di zaman modern ini satu alat dapat berfungsi untuk beberapa keperluan all-in-one 




Kompetensi Dasar 1 Memahami Trobleshooting lapisan FIsik jaringan LAN

A. Identifikasi troubleshooting jaringan (LAN/WAN)



1)kerusakan pada Kabel dan konektor Jaringan

Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan konektor untuk membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada 3 jenis yaitu:
  • Kabel Fiber Optic : kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain, sehingga memiliki kecepatan transmisi seperti cahaya
  • Kabel UTP dan STP : Kabel ini adalah kabel yang umum digunakan dalam pembuatan jaringan, berupa kabel yang berpilin, berupa kabel yang di bagian dalamnya berisikan 4 pasang kabel. Kabel Twisted Pair Cable ini terbagi kedalam 2 jenis diantaranya, Shielded dan Unshielded. Shielded adalah jenis dari kabel UTP yang memiliki selubung pembungkus, sedangkan unshielded adalah jenis yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini memakai konektor RJ-45 atau RJ-11.  
  • Kabel Coaxial : kabel Coaxial dapat didefinisikan sebagai sarana penyalir atau pengalirhantar (transmitter) yang bertugas menyalurkan setiap informasi yang telah diubah menjadi sinyal–sinyal listrik.
2)Gangguan atau Kerusakan pada Hub/switch
Hub/switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi kartu jaringan (Network Card). Jika Hub mengalami kerusakan berarti seluruh jaringan juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server. Apabila lampu indikator power Hub/switch mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak. Jika ada lampu indikator workstation yang tidak menyala menyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif (tidak hidup) atau ada gangguan pada komputer workstation tersebut.

3)Tidak bisa sharing data
Hal ini sering terjadi dikarenakan sharing pada computer masih di disable jadi kita harus mengaktifkan dengan Jadi klik pada Lalu pilih lalu ceklist lalu apply. Selain itu mungkin sedang terjadi hang pada computer dan yang harus ditempuh adalah merestar komputer. Hal ini juga sering terjadi karena IP yang kita gunakan salah atau sama dengan IP komputer lainnya. Ganti dengan IP yang beda.

4)Masalah Koneksi Lambat
Penyebab : Banyaknya PC yang disharing.
Aktifitas Client-client PC yang Download atau Upload Malware (Virus, Trojan, Spyware) yang menghabiskan Bandwidth anda Kondisi PC yang Memang Lambat
Solusi : Gunakan Bandwidth management Gunakan antivirus atau anti Spyware

5)Komputer tidak terdeteksi oleh komputer lain
Hal ini sering terjadi dikarenakan alamat digunakan dan IP yang kosong. Lalu ganti IP address sehingga bisa terdeteksi oleh komputer lain. Selain itu kita jug abis mengecek apakah komputet kita bisa terkoneksi dengan komputer orang lain  lalu ketik ping > Run > caranya adalah Klik start  <> -t. misalnya ping 192.168.0.89. Nanti akan muncul balasan Jika Reply From . . . . . . berarti komputer kita sudah terkoneksi dengan baik jika muncul Request Time Out maka komputer kita tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain.

6)Gejala : Muncul pesan IP conflic
Masalah : Terjadi alamat / IP Address yang sama.
Solusi : Melakukan setting ulang alamat IP Address dan subnetmasknya sesuai dengan jaringan yang digunakan.

7)Gejala : Printer tidak dapat di akses pada komputer lain
Masalah : Dikarenakan printer tersebut belum di sharing
Solusi : Caranya masuk ke control panel printers and faxes, lalu pilih printer yang akan di sharing lalu klik kanan, pilih sharing, kemudian pilih sharing this printer lalu klik ok.

8)Masalah jaringan karena kegagalan system
Kegagalan system bisa saja karena ada masalah dengan DHCP server anda sehingga clients tidak menerima IP address. Atau bisa saja karena ada masalah dengan system Directory Services anda sehingga clients tidak bisa logon ke jaringan.Atau bisa saja karena ada masalah dengan register nama pada system DNS anda.

9)Gejala : Folder atau file tidak dapat diakses pada komputer lain.
Masalah : Dikarenakan folder atau file tersebut belum di sharing.
Solusi : Cara masuk ke windows explorer pilih data atau directory yang akah disharingkan kemudian klik kanan lalu klik sharing

10)Gejala : Lampu indikator pada kartu jaringan dan pada switch/hub mati, kondisi kartu jaringan dan switch dalam keadaan yang baik.
Masalah  : Kemungkinan ada masalah dengan kabel yang digunakan.
Solusi : Ganti Konektor (RJ-45) dengan yang baru , dang anti apabila perlu. Dan juga periksa susunan warna kabelnya, juga kerapatan antara kabel dengan konektor.